» » French Fries dari Belgia

Pembaca :

Kentang goreng adalah hidangan yang dibuat dari potongan-potongan kentang yang digoreng dalam minyak goreng panas. Di dalam menu rumah-rumah makan, kentang goreng yang dipotong panjang-panjang dan digoreng terendam di dalam minyak goreng panas disebut French fries.

Kentang goreng bisa dimakan begitu saja sebagai makanan ringan atau sebagai makanan pelengkap hidangan utama seperti bistik, hamburger, fish and chips, dan currywurst.

Di Inggris dan Negara-negara Persemakmuran, kentang goreng yang mirip french fries disebut chips. Di Amerika Utara, istilah "chips" berarti keripik kentang (potato chips), sedangkan di Australia, Selandia Baru, dan Afrika Selatan, "chips" bisa berarti kentang goreng atau keripik kentang.

Kentang goreng populer ke seluruh dunia berkat rumah makan siap saji seperti McDonald's dan Burger King. Di awal tahun 1950-an, Jack Simplot yang memiliki perusahaan bernama J.R. Simplot menciptakan bahan baku french fries berupa potongan-potongan kentang yang sudah dikupas dan dibekukan. Sebelum perusahaan J.R. Simplot memasok bahan baku kentang goreng, kentang perlu dikupas dan dipotong-potong secara manual di semua cabang McDonald's. Kentang beku produksi J.R. Simplot berhasil menghemat waktu penyiapan makanan dan ikut mendorong ekspansi waralaba McDonald's.

Dalam bahasa Inggris, kata ‘fry’ sebenarnya bisa berarti menggoreng dengan minyak sedikit (sauté) atau menggoreng di dalam minyak goreng yang banyak hingga terendam (deep frying). Sedangkan dalam bahasa Perancis, ‘frire’ berarti menggoreng di dalam minyak goreng yang banyak hingga terendam.

Pada awalnya kata kerja "to french" digunakan untuk memotong sesuatu dengan bentuk panjang-panjang seperti batang korek api yang disebut Julienne-cut. Menurut kamus Oxford, istilah "to french" digunakan untuk daging yang dipotong-potong kecil, tapi istilah ini baru digunakan setelah french fried potato dikenal banyak orang.


Belgia

Orang Belgia mengklaim bahwa kentang goreng jenis french fries berasal dari Belgia, walaupun klaim ini kurang didukung bukti yang kuat. Orang Belgia memang suka makan kentang goreng. Pada tahun 2002, orang Belgia rata-rata menghabiskan €6.01 untuk membeli kentang goreng, termasuk di antaranya kentang goreng yang dibeli di restoran siap saji.

Sejarawan Belgia bernama Jo Gerard menyatakan bahwa resep kentang goreng french fries sudah ada di Belgia sejak tahun 1680. Pada waktu itu, penduduk miskin di daerah lembah Sungai Meuse antara Dinant and Liège mempunyai kebiasaan makan ikan kecil yang digoreng. Di musim dingin ketika tidak tersedia ikan karena sungai yang membeku, mereka menggoreng kentang yang dipotong-potong sama panjang.

Pada tahun 1857, surat kabar "Courrier de Verviers" memuat artikel tentang seorang pengusaha Belgia bernama Fritz yang menjual kentang goreng di pekan raya dan menjulukinya sebagai "raja kentang goreng" ("le roi des pommes de terre frites"). Pada tahun 1862, gerai kentang goreng "Max en Fritz" didirikan di kota Antwerp, di lokasi yang dekat dengan Het Steen.

Menurut cerita orang Belgia, tentara Inggris yang datang ke Belgia sewaktu Perang Dunia I sempat mencicipi kentang goreng buatan orang Belgia dan menamakannya "French," karena pada waktu itu bahasa Perancis merupakan bahasa resmi di ketentaraan Belgia.


Kesimpulannya, french fries bukan berasal dari Perancis karena kata 'french' dalam bahasa Inggris berarti memotong kotak-kotak sama panjang seperti potongan french fries yang dijual saat ini. (Oyin)



Disclaimer
Oyin Ayashi admits that though we try to describe accurately, we cannot verify the exact facts of everything posted. Postings may contain Information, speculation or rumor. We find images from the Web that are believed to belong in the public domain. If any stories or photos that appear on the site are in violation of copyright law, please write in comment box and we will remove the offending section as soon as possible. (Oyiners = Blog reader)

Above article written by Unknown

bean
Hi there!, You just read an article French Fries dari Belgia . Thank you for visiting our blog. We are really enthusiastic in Blogging. In our personal life we spend time on photography, mount climbing, snorkeling, and culinary. And sometimes We write programming code.
«
Next
Newer Post
»
Next
Older Post

Silakan beri komentar dengan akun facebook Anda