Silahkan pilih dan klik kategori yang ingin Anda baca
Prologue

Recent post
-
Mungkin generasi abad teknologi sudah melupakan budaya Nusantara yang penuh makna dan ragam. Salah satunya adalah wayang. Banyak jenis wa...
-
Siapa yang tidak kenal sirup ? hampir dipastikan semua orang mengenal apa itu sirup, sirup sudah merupakan bagian dari kehidupan kita, w...
-
Ingin memberi judul postingan ini bingung karena bisa terlalu panjang. Inti dari tulisan ini adalah menyikapi perbedaan dalam menentukan ha...
-
Indonesia memiliki aneka buah yang unik dan nikmat. Sayangnya beberapa buah asli Indonesia ini sudah mulai langka. Inilah beberapa jenis bua...
-
Ketupat tak hanya identik dengan lebaran, akan tetapi erat juga kaitannya dengan budaya-budaya Jawa. Dikatakan bahwa pertama kalinya ketu...
-
Mungkin saat minna-san kecil orang tua minna-san sering sekali memberitahu untuk tidak bermain dengan makanan. Itu memang benar, dan itu b...
-
Ubur-ubur dikenal memiliki sengatan yang jahat sehingga menjadi salah satu hewan yang ditakuti banyak orang yang berlibur ke pantai. Namu...
-
Oyiners tentu tidak asing dengan biji warna hitam kecil dan dikelilingi warna putih bening di luarnya. Biji tersebut adalah selasih yang ...
Do before you die
Epilogue

Akan ada pagi esok hari. Sama seperti pagi ini dan sebelumnya. Selalu saja matahari muncul di ufuk timur diikuti riuh kokok ayam bersahutan. Kemudian embun memanas dan kering pada dahan yang terbangun dari kemalasannya. Nyala siang menggebu menyayat kulit dan debu menyaingi pandangan mata ke sekitarku.
Denting, yang tak pernah melaju surut, tenang dalam diamnya namun kadang menggilas pesona senja lalu menjadikannya gelap oleh malam. Langkahku pelan kembali pada malam-malam seperti biasanya. Senjaku selalu sama seperti pagiku. Dan di antara siang dan malam yang berganti aku bersembunyi dalam sesak dada. Riuh sekali kudengar di sana berteriak pada Sang Kuasa, meskipun hening yang selalu tampak pada bola mata sayu ini. Seolah mencari pagi yang tak sama. Seolah mengharap siang dan malam yang menjelmakan mimpi-mimpiku.