Silahkan pilih dan klik kategori yang ingin Anda baca
Prologue

Recent post
-
Jawablah sendiri, apakah kita masih membutuhkan Tuhan ? Kalau kita jujur, Tidak ! Sebab kenyataannya tidak beribadah maupun berdoa selama ...
-
Mungkin generasi abad teknologi sudah melupakan budaya Nusantara yang penuh makna dan ragam. Salah satunya adalah wayang. Banyak jenis wa...
-
K ebaikan yang kau dapati pada orang lain juga ada dalam dirimu. Kesalahan yang kau temukan pada orang lain juga merupakan kesalahanmu. Maka...
-
Adenium atau Kamboja Jepang (nama kamboja Jepang sendiri sebenarnya menyesatkan, karena dapat diidentikkan dengan bunga kamboja yang banyak...
-
"Kudengar,di negeri tropis ini sudah tak lagi mempersoalkan kasta. Din. Satu kali. Menandakan aku ada. Din. Din. Dua kali. Menandakan...
-
B elum ada sumber jelas yang memastikan awal dari tradisi menyematkan gembok di jembatan sebagai lambang cinta kasih. Namun, fenomena in...
-
Akhir-akhir ini semakin banyak wisatawan muslim yang berkunjung ke Jepang. Untuk mengimbangi hal itu, restoran yang bersertifikat halal ...
-
Memasuki bulan April tanda-tanda musim semi mulai tampak. Walaupun di Indonesia kita hanya mengenal dua musim, tetapi seperti halnya di n...
Do before you die
Epilogue

Akan ada pagi esok hari. Sama seperti pagi ini dan sebelumnya. Selalu saja matahari muncul di ufuk timur diikuti riuh kokok ayam bersahutan. Kemudian embun memanas dan kering pada dahan yang terbangun dari kemalasannya. Nyala siang menggebu menyayat kulit dan debu menyaingi pandangan mata ke sekitarku.
Denting, yang tak pernah melaju surut, tenang dalam diamnya namun kadang menggilas pesona senja lalu menjadikannya gelap oleh malam. Langkahku pelan kembali pada malam-malam seperti biasanya. Senjaku selalu sama seperti pagiku. Dan di antara siang dan malam yang berganti aku bersembunyi dalam sesak dada. Riuh sekali kudengar di sana berteriak pada Sang Kuasa, meskipun hening yang selalu tampak pada bola mata sayu ini. Seolah mencari pagi yang tak sama. Seolah mengharap siang dan malam yang menjelmakan mimpi-mimpiku.